Kisah Guru: Komreh (Iran)

Bayangkan Iran. Bayangkan adegan-adegan dalam film Bacheha-ye Asema (Children of Heaven) atau Osama. Bayangkan sebuah desa miskin ditengah gurun pasir. Nah sekarang bayangkan sebuah sekolah dasar sederhana yang seluruhnya hanya terdiri dari 3 ruangan: dua kelas dan sebuah kamar tempat tinggal guru yang sekaligus kepsek sekaligus juga…..yah pokoknya semuanyalah dia yang ngerjain sendirian, hehe… .

Guru mengajar beberapa kelas, itu memang sudah biasa. Tapi di film ini parah juga sebab nampaknya bukan hanya mereka diajar oleh satu orang yang kesana kemari, namun pengaturan kelasnya pun acak-acakan. Di dalam ruangan bercampur anak-anak di beberapa tingkat jadi satu. Rada melongo juga saya menonton adegan saat sang Pak Kepala Sekolah mengajar membaca sambil menerangkan matematika di tingkat selanjutnya. Papan tulis yang udah kecil bin gerepesan itu dibagi dua bagian. Kemudian dia memperingatkan:

‘Hei, kamu. Gak bisa meninggalkan kelas satu tapi mengganggu kelas 5 saja kerjanya. Okey, untuk kelas 5, kerjakan ini, dan untuk PR yang ini.’

Sementara itu, entah kelas berapa nampaknya sedang ditugaskan menulis.
Di pojok halaman sekolah, di bawah satu-satunya pohon, yang itu juga udah kering kerontang, terdapatlah sebuah kendi yang lumayan besar. Kendi itu adalah penampungan air untuk minum murid dan guru. Dan kisah berputar mengenai, yaaa, kendi itu. Continue reading “Kisah Guru: Komreh (Iran)”

Sex, Lies and Cigarettes

Ada 2 kebohongan dari industri rokok, pertama merokok itu tidak berbahaya dan mereka tidak memasarkannya ke anak-anak.

Film dokumenter ini dimulai dengan ulasan tentang berita bayi merokok dari Indonesia yang beredar beberapa saat yang lalu. Tidak digembar-gemborkan oleh media kita bahwa kisah yang miris tersebut telah menjadi bahan olok-olok internasional. Beberapa hanya menganggap sebagai lelucon yang menggelikan tapi sama sekali tidak lucu, kebanyakan orang marah dengan kenyataan tersebut dan mempertanyakan apa sebetulnya yang dikerjakan oleh orangtua balita itu dan orang-orang dewasa di situ? Apalagi bahwa kenyataannya, sang ortu balita justru berada di sekitar sang balita saat adegan merokok ini direkam.

Kemudian adegan beralih dari adegan satu dan adegan yang lain yang sama mirisnya. Bagaimana rokok begitu dalam berakar membudaya di masyarakat Indonesia. Continue reading “Sex, Lies and Cigarettes”